mEt daTAng kawand...!!

Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]


hiDupmu akan lebih inDah ketika kamu mamPu melihat seGala sesuaTu deNgan pEnuh syukUr...
Alhamdulillah...


Kamis, 07 Mei 2009

Andri Wongso, seorang motivator…

ada yg tau Andri Wongso? konon katanya, beliau adalah seorang motivator yang wuiiwh.. banget! kmarin sy buka websitenya, dan ada sebuah cerita yang menginspirasi [ bagi saya]. Check this out…

Alkisah, di puncak sebuah mercusuar, tampak lampu mercusuar yang gagah dengan sinarnya menerangi kegelapan malam. Lampu itu menjadi tumpuan perahu para nelayan mencari arah dan petunjuk menuju pulang.

Dari kejauhan, pada sebuah jendela kecil di rumah penjaga mercusuar, sebuah lampu minyak setiap malam melihat dengan perasaan iri ke arah mercusuar. Dia mengeluhkan kondisinya, “Aku hanyalah sebuah lampu minyak yang berada di dalam rumah yang kecil, gelap dan pengap. Sungguh menyedihkan, memalukan, dan tidak terhormat. Sedangkan lampu mercusuar di atas sana, tampak begitu hebat, terang dan perkasa. Ah….Seandainya aku berada di dekat mercusuar itu, pasti hidupku akan lebih berarti, karena akan banyak orang yang melihat kepadaku dan aku pun bisa membantu kapal para nelayan menemukan arah untuk membawanya pulang ke rumah mereka dan keluarganya.”

Suatu ketika, di suatu malam yang pekat, petugas mercusuar membawa lampu minyak untuk menerangi jalan menuju mercusuar. Setibanya di sana, penjaga itu meletakkan lampu minyak di dekat mercusuar dan meninggalkannya di samping lampu mercusuar. Si lampu minyak senang sekali. Impiannya menjadi kenyataan. Akhirnya ia bisa bersanding dengan mercusuar yang gagah. Tetapi, kegembiraannya hanya sesaat. Karena perbandingan cahaya yang tidak seimbang, maka tidak seorang pun yang melihat atau memperhatikan lampu minyak. Bahkan, dari kejauhan si lampu minyak hampir tidak tampak sama sekali karena begitu lemah dan kecil.

Saat itu, lampu itu menyadari satu hal. Ia tahu bahwa untuk menjadikan dirinya berarti, dia harus berada di tempat yang tepat, yakni di dalam sebuah kamar. Entah seberapa kotor, kecil dan pengapnya kamar itu, tetapi di sanalah lebih bermanfaab. Sebab, meski nyalanya tak sebesar mercusuar, lampu kecil itu juga bisa memancarkan sinarnya menerangi kegelapan untuk orang lain. Lampu kini tahu, sifat iri hati karena selalu membandingkan diri dengan yang lain, justru membuat dirinya tidak bahagia dan memiliki arti.

Pembaca yang budiman,
Hidup kita tentu akan menderita jika merasa diri sendiri selalu lebih rendah dan kecil. Maka, tidak akan tenang hidup jika kita selalu membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain dan menganggap orang lain lebih hebat. Apalagi, jika kita kemudian secara membuta mencoba menjadi orang lain.
Meniru orang memang sah dan boleh saja. Namun, belajarlah dari orang lain dari sisi yang baik saja, tentu dengan tanpa mengecilkan dan meremehkan diri sendiri.
Karena itu, apapun keadaan diri, kita harus senantiasa belajar bersyukur dan tetap bangga menjadi diri sendiri. Selain itu, kita juga butuh melatih dan memelihara keyakinan serta kepercayaaan diri. Dengan menyadari kekuatan dan kelebihan yang kita miliki, dan mau berjuang selangkah demi selangkah menuju sasaran hidup yang telah kita tentukan, ditambah bekal kekayaan mental yang kita miliki, pastilah kemajuan dan kesuksesan yang lebih baik akan kita peroleh.

Jadilah diri sendiri! Be your self!
Salam sukses luar biasa!!!

hmm… kalo dipikir”, bener juga, ya. Lebih baik tidak terlihat, tapi NYATA berguna, daripada selalu berusaha terlihat [baca : eksis], tapi malah ga berguna sama sekali, dan lama” malahan ngga terlihat sama sekali. Buat apa berharap jadi orang lain? Buat apa sibuk mengagumi potensi orang lain [secara berlebihan sampe fanatik]? Buang-buang waktu aja.
Kan bakal lebih berguna kalo kita mulai eksplore kelebihan kita sendiri.. toh, semua orang pasti punya kelebihan, punya potensi. Itu mah pinter-pinternya kita aja menggali potensi diri. Oke, deh. Pasti ada ‘orang’ di sekitar kita yang jauh lebih baik dari kita. Banyak, malah. Tapi, kita harus yakin kalo kita juga bisa sehebat ‘mereka’.

Inget konsep “Mind’s Power”ga? atau inget motto perusahaan Honda [ The Power of Dream], ga? Kita bisa menjadi apa yg kita inginkan dan pikirkan [dengan usaha tentu aja]. Inget! Ga ada 1 pun di dunia ini yang diciptakan dengan sia-sia. Bahkan setitik debu bisa ngasih makan banyak orang [tukang sapu, pabrik vaccum cleaner, dll].

naonc, jadi ngalor-ngidul ngomong teh.. heuheu.. udah ah.. ngantugh..

Entry Filed under: coratcoret, tokoh? mm... and tagged: inspirator, motivator

Keahlian seorang motivator

Apakah anda termasuk orang yang ahli berbicara, mendengarkan, dan mampu menyemangati orang lain? Kalau ya, berarti anda berpotensi menjadi 'motivator'. Di dalam organisasi perusahaan selalu dibutuhkan motivator atau penggerak untuk meraih kesuksesan. Dan patut anda garisbawahi, motivator tidak selalu duduk di puncak pimpinan. Dia bisa saja duduk di level karyawan, supervisor, atau manajer.

Tetapi tentu saja motivator yang handal bisa menjadi pemimpin yang berhasil pula. Motivator adalah orang-orang yang mampu membuat segalanya menjadi kenyataan. Mereka mampu menggerakkan orang lain untuk bertindak dan tahu kapan saatnya menggunakan tekanan dan kapan saatnya tidak. Berikut ini merupakan beberapa keahlian yang dimiliki seorang motivator handal, menurut John Brinkerhoff dalam bukunya How to Get Along and Get Ahead:

Mampu berpikir jernih

Seorang motivator mampu membedakan antara fakta, perkiraan, khayalan, atau fiksi. Motivator juga mampu berpikir secara obyektif dengan emosi yang selalu terkendali. Motivator yang terlatih mengetahui apa yang ingin diselesaikan dan sanggup menjaga tujuan dengan motif yang jelas.

Mudah dipahami orang lain

Motivator selalu bicara dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pendengarnya. Saat menyampaikan gagasannya, kata-kata, intonasi dan bahasa tubuhnya terpadu dalam harmoni yang serasi. Sehingga mereka tidak pernah terperangkap dalam hambatan komunikasi. Karena memang, seorang motivator selalu berusaha keras menyampaikan pesan-pesannya secara langsung dan sekomprehensif mungkin.

Mampu menjadi pendengar yang baik

Seorang motivator mampu mendengarkan reaksi-reaksi yang muncul setelah ia mengungkapkan pesannya. Ia mampu memperhatikan segala tanda dan isyarat sehubungan dengan gagasan-gagasannya. Dan ia juga mampu menterjemahkan bahasa isyarat tersebut ke dalam kondisi yang sebenarnya. Ia dapat memperhatikan secara detil dan memahami apa yang orang lain katakan.

Terlatih dalam berbicara

Pembicaraan merupakan format memotivasi yang paling efektif. Karena itu seorang motivator yang berpengalaman sangat menyadari perbedaan antara diskusi, menggurui atau berkhotbah. Sehingga ia mampu membuat pendengarnya lebih komunikatif dan merasa nyaman.
Pada dasarnya, motivator yang ulung bukan cuma pandai berbicara dan mendengarkan tetapi juga secara konsisten mampu memotivasi serta mampu membangkitkan semangat dan gairah orang lain. So, jika anda memiliki jiwa motivator nggak ada salahnya anda pupuk terus terus, keahlian ini. Sehingga saat anda menjadi pemimpin kelak, anda nggak akan kesulitan memotivasi anak buah

Ecsotis friend

Ecsotis friend
foto bareng sewaktu selesai ujian praktek agama tgl 28 April 2009